Rabu, 15 Maret 2017

Kegunaan Tanaman Beluntas

KEGUNAAN DAUN BELUNTAS?

Hasil gambar untuk tanaman beluntas
Sumber: https://www.google.com/tanaman+beluntas
            Hayyy…. Di dalam blog pertama ini, saya akan menulis artikel. Nah artikel ini merupakan tugas dari dosen pengajar. Awalnya saya disuruh mencari sebuah jurnal. Setelah itu, memilih 3 keyword dan……(gk penting yah dijelasinnya J) Dan akhirnya saya memutuskan untuk menjelaskan tentang Kegunaan Tanaman Beluntas……
            Nah, apakah kalian tahu tentang tanaman beluntas? Kalian tahu kan tanaman ini biasanya yang sering dijadikan pagar tanaman di depan rumah dan sebagian masyarakat biasanya menyantap daunnya sebagai sayur pada lalapan atau lain - lain. Kalau kalian sudah tahu tanaman ini, apakah kalian tahu juga tananman ini memiliki banyak manfaat yang terkandung? Daunnya yang sering dikonsumsi ternyata memiliki kandungan senyawa kimia yang bermanfaat lho… Jika kalian penasaran, baca dan simak artikel ini yaa J
            Tanaman beluntas atau dalam bahasa latin Pluceae Indica L. merupakan tanaman yang dapat tumbuh di keadaan kering dengan tanah yang keras dan berbatu. Tanaman ini tumbuh dapat mencapai 3 meter. Di beberapa daerah, tanaman ini memiliki bermacam – macam sebutan, seperti Baruntas (Sunda), Luntas (Jawa), Baluntas (Madura), Lamutasa (Makassar) dan Lenabou (Timor). Di daerah asing di sebut dengan Luan Yi (China) dan Phatpai (Vietnam) dan Marsh Fleabane (Inggris) (Wikipedia.com)
            Daunnya memiliki kandungan kimia dalam tanaman ini adalah minyak atsiri, Alkaloid, Flavonoida, Tanin, Asam Chlorogenik, Natrium, Aluminum, Kalsium, Magnesium, dan Fosfor. Sesuai dalam kandungan pada daunnya, maka tanaman ini memili manfaat antara lain:
1.      Minyak Atsiri yang tergandung merupakan penghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan karies pada gigi.
2.      Alkaloid merupakan senyawa yang paling banyak di temukan pada tanaman khususnya daun. Senyawa ini membantu tanaman untuk melindungi dirinya (racun) sehingga memberikan rasa pahit dan asam. Senyawa ini dalam jumlah yang tepat, digunakan sebagai mengatasi gangguan pencernaan pada anak – anak.
3.      Flavonoida merupakan senyawa yang mudah larut dalam air dan sebagai antimikroba juga antivirus atau antioksidan.
4.      Tanin merupakan senyawa yang berperan dalam pendenaturasi protein serta mencegah proses pencernaan bakteri. Senyawa ini juga dapat mengatasi masalah darah tinggi karena dapat sebagai pengkhelat logam (zat besi) dalam darah.
Maka, dari kandungan daunnya dapat diketahu manfaatnya yaitu: penghilang bau badan, bau mulut, serta keputihan (sebagai antibakteri); mengatasi kurang nafsu makan dan gangguan pencernaan makanan pada anak – anak; anti TBC; mengatasi nyeri rematik, nyeri tulang dan sakit pinggang, dan meredakan demam.


9 komentar:

  1. Mkasih infonya. Sangat bermanfaat ☺

    BalasHapus
  2. Mohon dijawab secepatnya, saya mau bikin jus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mhon maaf krn lmbat mmblasnya ya mas. Sya blum prnah mncobanya. Akan tetapi, jika mas mau. Silahkan mncobanya. Siapa thu khasiatnya akan lebih mudah d serap oleh tubuh.

      Hapus
    2. Kalo gk enak saya gk mau bikin mba, mba aja yg bikin duluan, kalo enak kasih tau saya

      Hapus
    3. Klo daunnya saja yang d jus tentu rasanya akan pahit dan sepet. Krn ad kandungan alkaloidnya 😊

      Hapus
    4. Klo daunnya saja yang d jus tentu rasanya akan pahit dan sepet. Krn ad kandungan alkaloidnya 😊

      Hapus